Sunday, February 2, 2014

Pendidikan Menurut Al-Qabisi

Al-Qabisi adalah salah seorang tokoh ulama ahli hadis dan seorang pendidik yang ahli. Hidup pada 324-403 H di kota Qairawan, Tunisia. Nama lengkapnya adalah Abu Hasan Ali Bin Muhammad bin Khalaf al-Qabisi. Lahir pada bulan Rajab tahun 224 H atau 13 Mei 1936 M di Kota Qawairan dan Wafat pada 3 Rabi’ al Awal 403 H atau 23 Oktober 1012 M. 
Al-Qabisi memiliki pendapat tentang pendidikan yaitu mengenai pengajaran anak-anak di kuttab-kuttab. Barang kali pendapatnya tentang pendidikan anak-anak ini merupakan tiang yang pertama dalam pendidikan Islam dan juga bagi pendidikan ummat yang lainnya. Dengan lebih memperhatikan dan menekuni, maka mengajar anak-anak sebagai tuntunan bangsa yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan dan ketekunan, ibaratnya seperti membangun piramida pendidikan (institusi pendidikan). Al-Qabisi tidak menentukan usia tertentu untuk mensekolahkan anak di lembaga kuttab. Oleh karena itu, pendidikan anak merupakan tanggung jawab oarang tuanya semenjak anak mulai dapat berbicara fasih.  
Tujuan pendidikan yang dikehendaki adalah bahwa pendidikan dan pengajaran dapat menumbuhkembangkan pribadi anak sesuai dengan nilai-nilai Islam yang benar.  Artinya, tujuan umum pendidikan Islam yang dipegang al-Qabisi adalah mengembangkan kekuatan akhlak anak, menumbuhkan rasa cinta agama, berpegang teguh pada ajaran-ajaran-Nya, serta berprilaku sesuai dengan nilai-nilai agama yang murni. Namun demikian, al-Qabisi juga menghendaki tujuan pendidikan yang mengarahkan agar anak dapat memiliki ketrampilan dan keahlian pragmatis yang dapat menolong kemampuannya untuk mencari nafkah.  Dengan demikian al-Qabisi nampaknya menghendaki setelah anak memiliki bekal yang berkaitan dengan bidang agama dan akhlak, maka dilengkapi dengan kemampuan untuk mencari penghidupan bagi dirinya.
Mengenai metode belajar al-Qabisi mengemukakan metode belajar yang efektif yaitu menghafal, melakukan latihan, dan demonstrasi. Belajar dan menghafal yang dimulai dengan memahami pelajaran dengan baik akan membantu hafalan yang baik. Pendidikan modern saat ini menganjurkan agar mengajar anak-anak dengan cara menghafalkan pelajaran agama serta memahami maksudnya secara jelas.  Agaknya metode belajar yang digunakan al-Qabisi cukup tepat yaitu ketika anak menghafal, maka dilakukan terus dan selanjutnya di demonstrasikan dihadapan guru dan teman-temanya.

No comments:

Post a Comment