Sunday, July 7, 2013

I H S A N

A.    Pengertian Ihsan
Ihsan menurut bahasa berarti kebaikan atau berbuat baik, sedangkan orang yang berbuat baik disebut muhsin. Orang yang mencapai tingkat ihsan berarti ia adalah orang yang baik dalam Islam dan imannya. Sedangkan maksud dari ihsan adalah orang yang menyembah Allah seakan-akan Allah benar-benar ada di depannya secara nyata. Bila tak dapat melakukan yang demikian, ia yakin bahwa sepenuhnya Allah melihatnya. Sebagaimana pengertian ihsan yang diterangkan dalam hadits Nabi berikut ini:
اَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَاِنْ لَمْ تَكُننْ تَررَاهُ فَاِنَّهُ يَرَاكَ
Artinya:
“Hendaklah kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya. Jika kamu tidak dapat melihatnya, sesungguhnya Allah melihat kamu.” (HR. Muslim)
Allah senantiasa dihadirkan dalam setiap ingatannya di setiap waktu dan kondisinya. Orientasi kehidupannya, baik ketika beraktivitas, beribadah, dan beramal terfokus hanya kepada Allah semata. Sehingga ia benar-benar merasakan kenikmatan dan kelezatan dalam beribadah.

B.     Tingkatan Ihsan
1.      Tingkatan Musyahadah
Orang yang beribadah dalam tingkatan ini, seakan selalu merasa melihat dan menyaksikan Allah secara langsung. Allah benar-benar terasa hadir dalam setiap ibadah yang dilakukannya. Ini adalah tingkatan orang-orang yang benar (shiddiqin).
2.      Tingkatan Muraqabah
Jika tidak dapat mencapai tingkat musyahadah, dalam tingkatan ini orang yang melakukan ibadah merasa selalu gerak geriknya dan getar hatinya selalu diawasi oleh Allah SWT.

3.      Tingkatan Ihsan paling Rendah
Pada tingkatan ini, orang yang beribadah bagaikan seorang pedagang, apa yang dilakukan dalam ibadahnya itu bertujuan untuk mencari keuntungan. Ibadah yang dilakukan hanya sekedar melengkapi syarat dan rukunnya saja, sebagai bentuk ketaatannya kepada Allah agar mendapatkan pahala dan terhindar dari siksa.

C.    Perbedaan Antara Iman, Islam, dan Ihsan
Pada dasarnya iman, islam, dan ihsan adalah merupakan suatu kesatuan yang utuh dan tidak terpisahkan.
1.      Iman adalah sebuah dasar atau fondamen yang merupakan landasan bagi tegaknya Islam sebagai agama. Sebagaimana telah diterangkan dalam bagian pertama.
2.      Sedangkan Islam adalah syariat yang meliputi seluruh hokum-hukum agama yang nyata dan tampak memancar dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan. Sebagaimana telah diterangkan dalam bagian kedua.
3.      Adapun ihsan adalah akhlak atau budi pekerti yang luhur dalam melakukan ibadah dan amal perbuatan, sehingga menghasilkan buah yang bermanfaat dan berharga di sisi Allah. Iman dan Islam seseorang dinyatakan baik dan sempurna bila dapat melahirkan perbuatan-perbuatan ihsan.

No comments:

Post a Comment