A.
Pengertian
Ihsan
Ihsan menurut bahasa berarti kebaikan
atau berbuat baik, sedangkan orang yang berbuat baik disebut muhsin. Orang yang
mencapai tingkat ihsan berarti ia adalah orang yang baik dalam Islam dan
imannya. Sedangkan maksud dari ihsan adalah orang yang menyembah Allah seakan-akan
Allah benar-benar ada di depannya secara nyata. Bila tak dapat melakukan yang
demikian, ia yakin bahwa sepenuhnya Allah melihatnya. Sebagaimana pengertian
ihsan yang diterangkan dalam hadits Nabi berikut ini:
اَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ
كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَاِنْ لَمْ تَكُننْ تَررَاهُ فَاِنَّهُ يَرَاكَ
Artinya:
“Hendaklah
kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya. Jika kamu tidak dapat
melihatnya, sesungguhnya Allah melihat kamu.” (HR. Muslim)
Allah senantiasa dihadirkan
dalam setiap ingatannya di setiap waktu dan kondisinya. Orientasi kehidupannya,
baik ketika beraktivitas, beribadah, dan beramal terfokus hanya kepada Allah
semata. Sehingga ia benar-benar merasakan kenikmatan dan kelezatan dalam
beribadah.
B.
Tingkatan
Ihsan
1.
Tingkatan
Musyahadah
Orang yang beribadah dalam
tingkatan ini, seakan selalu merasa melihat dan menyaksikan Allah secara
langsung. Allah benar-benar terasa hadir dalam setiap ibadah yang dilakukannya.
Ini adalah tingkatan orang-orang yang benar (shiddiqin).
2.
Tingkatan
Muraqabah
Jika tidak dapat mencapai
tingkat musyahadah, dalam tingkatan ini orang yang melakukan ibadah merasa
selalu gerak geriknya dan getar hatinya selalu diawasi oleh Allah SWT.
3.
Tingkatan
Ihsan paling Rendah
Pada tingkatan ini, orang
yang beribadah bagaikan seorang pedagang, apa yang dilakukan dalam ibadahnya
itu bertujuan untuk mencari keuntungan. Ibadah yang dilakukan hanya sekedar
melengkapi syarat dan rukunnya saja, sebagai bentuk ketaatannya kepada Allah
agar mendapatkan pahala dan terhindar dari siksa.
C.
Perbedaan
Antara Iman, Islam, dan Ihsan
Pada dasarnya
iman, islam, dan ihsan adalah merupakan suatu kesatuan yang utuh dan tidak
terpisahkan.
1.
Iman
adalah sebuah dasar atau fondamen yang merupakan landasan bagi tegaknya Islam
sebagai agama. Sebagaimana telah diterangkan dalam bagian pertama.
2.
Sedangkan
Islam adalah syariat yang meliputi seluruh hokum-hukum agama yang nyata dan
tampak memancar dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan. Sebagaimana telah
diterangkan dalam bagian kedua.
3.
Adapun
ihsan adalah akhlak atau budi pekerti yang luhur dalam melakukan ibadah dan
amal perbuatan, sehingga menghasilkan buah yang bermanfaat dan berharga di sisi
Allah. Iman dan Islam seseorang dinyatakan baik dan sempurna bila dapat
melahirkan perbuatan-perbuatan ihsan.
No comments:
Post a Comment