Wednesday, July 24, 2013

PUASA RAMADHAN

A.    Pengertian Puasa Ramadhan
Puasa ramadhan adalah salah satu dari rukun Islam. Puasa atau shaum menurut bahasa ialah menahan diri dari segala sesuatu, seperti menahan berbicara, menahan minum, makan, dan lain sebagainya.
Sedangkan menurut istilah syara’ ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, dari mulai terbit fajar sampai terbenam matahari, dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Allah Swt berfirman:

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitang, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187).
Nabi Saw bersabda, yang diriwayatkan dari Ibnu Umar, ia berkata, sesungguhnya saya mendengar Nabi Saw bersabda: “Apabila malam datang dan siang lenyap  dan mataari telah terbenam, maka sesungguhnya telah datang waktu berbuka bagi orang-orang yang berpuasa.”

B.     Syarat Wajib Puasa
1.      Islam.
2.      Baligh.
3.      Berakal, tidak wajib puasa bagi orang gila.
4.      Kuasa/mampu, tidak wajib bagi orang sakit dan tua renta.

C.    Rukun Puasa
1.      Niat, pada malam hari bagi puasa wajib.
2.      Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

D.    Ketentuan Dimulainya Puasa Ramadhan
1.      Melihat rukyat (bulan) dengan disaksikan dua orang saksi yang adil di depan hakim.
2.      Melihat bulan, bagi orang yang melihatnya sendiri dengan penuh keyakinan.
3.      Dengan ilmu hisab atau perhitungan bulan.
4.      Dengan mencukupkan bulan Sya’ban 30 hari.

5.      Mendengar kabar yang mutawatir, yaitu kabar orang banyak yang tidak mungkin terjadi kebohongan.

Baca Juga:

Sunnah-sunnah Puasa

No comments:

Post a Comment