Surat At-Taubah (pengampunan)
terdiri dari 129 ayat, dan merupakan surat Madaniyah. Dinamakan surat
At-Taubah, karena kata At-Taubah disebut berulang kali dalam surat ini. Surat ini
dinamakan juga dengan Al-Baraah yang artinya berlepas diri, maksudnya
pernyataan pemutusan hubungan, disebabkan pokok pembicaraannya tentang
pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.
Diawal surat ini tidak terdapat
basmallah, karena surat ini adalah pernyataan perang total, dalam arti bahwa
segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin,
sedangkan basmallah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.
Adapun pokok-pokok isi surat ini
ialah:
1.
Pengumuman pembatalan
perjanjian dengan kaum musyrikin
a.
Orang Islam bebas dari
tanggung jawab terhadap perjanjian dengan kaum musyrikin
b.
Pengumuman perang terhadap
kaum musyrikin
c.
Sebab-sebab perjanjian
damai dibatalkan
d.
Ujian keimanan
e.
Yang layak memakmurkan
mesjid-mesjid
f.
Umat Islam mendapatkan
kemenangan dalam berbagai pertempuran
g.
Kepercayaan orang Yahudi
dan orang-orang Nasrani serta sikap-sikap mereka
h.
Bulan-bulan yang dihormati
2.
Kisah perang Tabuk
a.
Anjuran untuk berjihad
b.
Hanya orang munafiklah yang
tidak mau berperang
c.
Sikap orang munafik
terhadap pembagian sedekah
d.
Ketentuan-ketentuan
pembagian zakat
e.
Tuduhan-tuduhan orang
munafik terhadap Nabi
f.
Hasutan-hasutan orang
munafik dan ancaman Allah terhadap mereka
g.
Anjuran agar orang-orang
mukmin dan janji Allah terhadap mereka
h.
Keharusan bersikap tegas
terhadap orang kafir dan munafik
i.
Ikrar orang munafik tak
dapat dipercaya
j.
Kemunafikan adalah dosa
yang tidak diampuni Allah
k.
Keadaan orang munafik yang
tidak mau berjihad
l.
Larangan menyembahyangkan
orang munafik
m.
Keengganan orang munafik
untuk berjihad da pahala orang yang berjihad
n.
Uzur-uzur yang dibenarkan
syara’ untuk tidak berjihad
o.
Keharusan penguasa memungut
zakat
p.
Keharusan waspada terhadap
tipu muslihat yang mempergunakan mesjid sebagai alat
q.
Penghargaan Allah terhadap
para syuhada
r.
Larangan memintakan ampun
untuk orang-orang musyrik
No comments:
Post a Comment