A.
Shalat Tarawih
Shalat tarawih adalah shalat
yang dilakukan di malam bulan Ramadhan, secara berjamaah atau sendiri. Hukumnya
sunnah muakad, waktunya adalah setelah isya hingga erbit fajar, sebelum shalat
witir.
Shalat tarawih sebagaimana yang
dilakukan oleh Rasulullah Saw berjumlah 8 rakaat. Sebagaimana hadits yang
diriwayatkan oleh Aisyah: “Nabi Saw tidak menambah (rakaat shalat sunnah) di
bulan Ramadhan dan tidak pula di luar Ramadhan, lebih adri 11 rakaat (8
tarawih, 3 witir).” (HR. Bukhari)
Namun Umar bin Khattab yang
disepakati oleh para sahabat, melakukan tarawih sebanyak 20 rakaat. Hal ini
sebagaimana hadits yang diriwayatkan Baihaqi dengan sanad shahih: “Sesungguhnya
orang-orang pada masa sahabat Umar Ra melakukan shalat malam bulan Ramadhan
sebanyak 20 rakaat.” (HR. Baihaqi)
B.
Shalat Witir
Shalat witir ialah shalat yang
rakaatnya ganjil yang dilakukan sebagai penutup shalat di malam hari, waktunya
setelah shalat isya sampai terbit fajar. Shalat witir boleh dilakukan 1 rakaat,
3, 5, 9, atau 11 rakaat.
Nabi Saw bersabda: “Shalat witir
adalah haq, barang siapa yang suka shalat witir dengan 5 rakaat, maka
lakukanlah; barang siapa yang suka melakukannya 3 rakaat, maka silahkan, dan
barang siapa yang suka melakukannya satu rakaat, maka silahkan melakukannya.”
(HR. Abu Dawud)
No comments:
Post a Comment