Wednesday, July 10, 2013

Shalat Tarawih dan Witir

A.    Shalat Tarawih
Shalat tarawih adalah shalat yang dilakukan di malam bulan Ramadhan, secara berjamaah atau sendiri. Hukumnya sunnah muakad, waktunya adalah setelah isya hingga erbit fajar, sebelum shalat witir.
Shalat tarawih sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah Saw berjumlah 8 rakaat. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah: “Nabi Saw tidak menambah (rakaat shalat sunnah) di bulan Ramadhan dan tidak pula di luar Ramadhan, lebih adri 11 rakaat (8 tarawih, 3 witir).” (HR. Bukhari)
Namun Umar bin Khattab yang disepakati oleh para sahabat, melakukan tarawih sebanyak 20 rakaat. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan Baihaqi dengan sanad shahih: “Sesungguhnya orang-orang pada masa sahabat Umar Ra melakukan shalat malam bulan Ramadhan sebanyak 20 rakaat.” (HR. Baihaqi)

B.     Shalat Witir
Shalat witir ialah shalat yang rakaatnya ganjil yang dilakukan sebagai penutup shalat di malam hari, waktunya setelah shalat isya sampai terbit fajar. Shalat witir boleh dilakukan 1 rakaat, 3, 5, 9, atau 11 rakaat.

Nabi Saw bersabda: “Shalat witir adalah haq, barang siapa yang suka shalat witir dengan 5 rakaat, maka lakukanlah; barang siapa yang suka melakukannya 3 rakaat, maka silahkan, dan barang siapa yang suka melakukannya satu rakaat, maka silahkan melakukannya.” (HR. Abu Dawud)

No comments:

Post a Comment